Kok bisa Internet di Indonesia Lambat?

12 Sep 2013

Rasanya sangat kesal kemarin malam gara gara tidak bisa update blog akibat jaringan internet dari operator yang saya pakai sedang mati, sehingga akhirnya saya harus bolong dari target #30HariNonStopNgeblog. Meskipun pihak penyelenggara membolehkan absen maksimal 3 kali atau 3 hari, tetap saja rasanya sedih. Dan kekesalan saya tumpahkan melalui twitter dengan me-mensyen pihak operator layanan internet mobile yang saya gunakan. Syukurnya saya tidak sampai mengeluarkan kata kata kasar *saking kesalnya :-D

Sudah hampir setahun saya menggunakan layanan internet mobile dari si Anti Lelet baik untuk koneksi di laptop maupun di handphone. Sebelumnya saya menggunakan layanan dari operator GSM. Berharap pindah ke layanan si Anti Lelet mendapatkan kestabilan karena menurut banyak teori, jaringan operator CDMA lebih stabil ketimbang GSM karena terpisah dari kanal untuk telepon dan sms.

Namun faktanya, tetap saja tidak begitu menggembirakan. Bahkan kemarin sejak siang hingga hampir tengah malam layanan internet mati sehingga saya tidak dapat mem-publish tulisan yang sudah direncanakan.

Sebenarnya, apakah layanan internet di Indonesia sudah memuaskan? Ini sebernarnya sih subjektif sekali. Untuk saya yang cukup gemar berinternet ria, layanan internet di Indonesia sudah cukup cepat, terutama untuk layanan broadband. Tapi jika dibandingkan dengan Negara Negara lain di dunia, kualitas jaringan internet di Indonesia cukup payah.

Menurut laporan dari Akamai, sebuah perusahan internet content delivery, seperti yang dikutip dari tempo.co, kecepatan internet di Indonesia berada pada peringkat ke-114. Jauh di bawah Negara tetangga Singapura yang berada di peringkat ke-21 atau bahkan Vietnam yang berada 6 tingkat di atas Indonesia. Padahal data tersebut merupakan data terbaru di kuartal pertama tahun 2013 dimana terjadi lonjakan atau kenaikan performa internet 113% dari tahun sebelumnya.

Kecepatan rata - rata internet di beberapa negara (Sumber : Kompas.com)

Kecepatan rata - rata internet di beberapa negara (Sumber : Kompas.com)

Rendahnya kualitas jaringan atau kecepatan internet di Indonesia karena dalam pelayanannya baru mengandalkan jaringan nirkabel berbasis seluler seperti yang saya gunakan. Hampir sebagian besar masyarakat Indonesia menikmati internet karena berlangganan paket data dari operator seluler. Padahal jenis prasarana ini lebih rendah kualitasnya serta kecepatannya bila dibandingkan dengan sambungan kabel serat optik.

Nah, Negara Negara maju semacam Korea Selatan yang berada di peringkat pertama, Jepang, atau Singapura, menggunakan jaringan berbasis kabel serat optik ini. Teknologi ini memiliki banyak kelebihan seperti bebas dari gangguan serta kecepatan dan kapasitasnya cukup tinggi.

Mudah mudahan Indonesia bisa belajar dan mengubah diri dengan mengikuti perubahan tren pengembangan telekomunikasi di dunia.

-